Kamis, 22 September 2011

Refleksi untuk Kita

Ajaran2 agama bukan Islam yg dilaksanakan orang yg mengaku beragama Islam ternyata sekarang ini msih byk dilakukan, bahkan di byk tempat malah tambah subur! Walah kog ada sedikit indikasi yg mengarah pd animisme-dinamisme zaman prasejarah lagi ya.. Kemarin mlm di Lendah, KP, diadakan pengajian akbar ttg kesaksian ustadz yug dulu bukan beragama Islam, dan Alhamdulillahi Robbil 'Alamin sejak 1995 sudah jd muslim. Ia mnceritakan kgundahannya dulu saat masih non muslim, mgapa kog umat Islam byk yg menjalankan ajaran dari agamanya dulu.. Dia mendapat hidayah dgn cara yg Subhanallah sangat menggetarkan! dalam mempertahankan keIslamannya ia mnyk mendapat cobaan dan ujian. Ia pun nyaris mati ketika percobaan pembunuhan yg dilakukan salah satu dari keluarganya sendiri. Ternyata sekarang keluarga dan orang2 di sekitar tmpt tinggalnya sudah memeluk Islam! ALLAHU AKBAR!!
Pengajian Akbar kmarin malam itu dihadiri ribuan warga yg tak hnya dari wilayah tsb, ttapi dari jauh pun ada. Sampai-sampai byk sekalii warga yg 'nglengsor' di jalan. Pulangnya pun ramai banged. Sampai2 ada ibu2 yg bilang," dinggo latian haji sesuk!" keramain itu lbh ramai dbnding keramaian pulang sholat 'Idul Fitri di lapangan ttangga dusun, tempatku, dan smua warga mengikuti sholat 'Id.pengajian itu diadakan utk mengetuk hati masyarakat agar yg beragama Islam ya benar2 menjalankan ibadah2 yg sesuai dg agamanya!

Semoga kita benar-benar bisa mngubah diri kita sendiri dan mengajak masyarakat sekitar kita agar benar-benar bisa memurnikan praktik ajaran Islam, aamiin!!

Senin, 22 Agustus 2011

ia, yang di mana

dan ramadhan kembali menyapa
aku tlah merindu aura dan kedamaiannya
sejuk menentramkan jiwa


tapi ada yang tak ada
suara indahnya melantunkan ayat-ayat-Nya
entah kenapa merindunya
yang dulu selalu ada menyambut bulan mulia
yang dulu mau mendengarkan cerita


ia yang dapat dipercaya
kini tak pernah bicara
bersua tanpa kata
memalingkan mata
ia telah berbeda!

Sabtu, 06 Agustus 2011

unfergetable experiences!

foto: youth center 2009
Jambore PAKM (Pengajian Anak-anak Kecamatan Moyudan alias Jambore Anak-Anak Islam Moyudan selalu menjadi agenda 2 tahunan yang selalu dinanti oleh anak-anak dan para pemuda yang masih peduli dengan pedukuhannya dalam melapangkan dakwah Islam di bumi Kecamatan Moyudan. Jambore PAKM tahun ini diadakan hari Sabtu s/d Selasa tanggal 25 s/d 28 Juni 2011 di Lapangan Bakal, Argodadi, Sedayu, Bantul. Jambore kali ini seperti 4 tahun lalu karena diadakan kembali di Kecamatan Sedayu. Jambore bertema "Ekspresikan Diri, Mengukir Prestasi di Jalan Illahi". Dan juga seperti 4 tahun lalu, puakku (pedukuhan Betakan hanya mampu membawa satu trofi juara II Kaligrafi. Trofi ini disumbangkan oleh Dzulfikar Hilman. Dan kami harus menahan iri kepada tetangga deasa kami, yakni Kembangan yang beruntung karena dengan niat dan persatuan pemuda dan manutnya anak-anak mampu mnejadi juara umum. Huuuuhh... yak, tahun depan kami yang akan juara umum, aamiin!! dan semoga takbiran PPSI besok kami yang akan menang lagi!
Jambore ini juga menjadi media pembelajaran bagi kami dan anak-anak peserta (kelas 4 SD s/d 3 SMP).
Dan tentunya setiap jambore pasti ada pengalaman yang tak terlupakan kareana hanya melalui acara-acara seperti ini aku dapat bertemu dengan teman-teman sekolahku yang jarang sekali bisa bertemu. Tapi, apadaya, jambore kemarin akau tak bisa berbincang dengan semua teman yang aku harapkan dapat berbicanga dengannya.... semoga da kesempatan lagi bertemu dan berbincanga dengannya, aamiin.

Minggu, 03 Juli 2011

SM FH UMY Bakti Masyarakat



Sedayu.SMFHUMY.(26/6/11)

                Ahad, 26 Juni 2011 Senat Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Yogyakarta mengadakan Penyuluhan Hukum, Bakti Sosial, dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Pedukuhan Jaten, Desa Argosari, Kecamatan Sedayu, Bantul. Kegiatan yang sekaligus untuk melaksanakan program kerja Komisi A (Penelitian dan Pengembangan Minat Bakat Mahssiswa) Senat Mahsiswa FH UMY ini dilatarbelakangi pemahaman dan kesadaran mayoritas masyarakat tentang hukum yang masih kurang, terlebih lagi di daerah yang masyarakatnya bukan berpendidikan dan berpengahasilan tinggi.
                Acara bakti masyarakat ini mengambil tema “Menciptakan Masyarakat yang Peduli dan Sadar Hukum, serta Berjiwa Sosial”. Semoga dengan telah diselenggarakannya acara ini tujuan yang sesuai dengan tema tersebut dalam jangka pendek dan jangka panjang dapat terwujud.
                SM FH UMY menjalin kerjasama dengan berbagai pihak sehingga kegiatan ini dapat terselenggara. Pemerintah Desa Argosari dan Kepala Padukuhan Jaten menjadi ujung tombak dalam hubungan dengan masyarakat setempat. PKBH (Pusat Konsultasi dan Bantuan Hukum) Fakultas Hukum UMY menjadi mitra dalam memberikan materi penyuluhan hukum. Nursing Care Club (NCC) Emergency Program Studi Ilmu Keperawatan FKIK UMY memberikan kontribusi dalam pemeriksaan kesehatan gratis. Selain itu, tanpa bantuan Fakultas Hukum UMY, Pertamina, Pemerintah Daerah Kabupaten Bantul, Kedaulatan Rakyat, Pamela Swalayan, dan berbagai pihak lainnya, kegiatan ini tidak dapat berjalan lancar.
                Acara dimulai sekitar pukul 09.20 WIB, meskipun pkul 08.30 WIB warga mulai berbondong-bondong datang ke bekas SD Inpres di Jaten yang dipakai sebagai lokasi penyuluhan. Kegiatan tersusun dari tiga sesi acara. Sesi pertama adalah ramah tamah dengan warga, yakni berupa sambutan-sambutan oleh Ketua Panita, Ketua SM FH UMY, Dekan Fakultas Hukum UMY, Kades Argosari, dan Dukuh Jaten, serta pengenalan PKBH FH UMY oleh pegawai-pegawai PKBH FH UMY, juga pemberian cindera mata.

                Selanjutnya, sesi kedua adalah penyuluhan hukum oleh Ibu Reni Anggriani, S.H., M.Kn. dari PKBH FH UMY. Selain bekerja di PKBH FH UMY, pemateri juga merupakan dosen mata kuliah Penyelesaian  Perkara perdata di FH UMY, notaris, dan PPAT. Materi yang diberikan dalam penyuluhan hukum ini adalah mengenai sengketa tanah dan dan warisan. Ibu Reni menerangkan tentang pentingnya sertifikat tanah. Bukti kepemilikan tanah yang baru berupa Letter C harus segera diurus agar segera mendapatkan sertifikat tanah. Bukti otentik kepemilikan tanah adalah sertfikat. Apabila seseorang telah menempati tanah selama puluhan tahun, tetapi tidak memiliki sertifikat, maka masih dapat digugat orang lain atas keabsahan kepemilikan tanah tersebut. Dijelaskan juga mengenai sertifikat aspal (asli tapi palsu), sertifikat dobel, mengenai tukar guling (tanah), prosedur pengurusan sertifikat yang hilang, dan tentang waris dan hibah, misal mengenai kekuatan wasiat yang dituliskan melalui akta notaris.  Kendatipun sasaran penyuluhan bukan merupakan masyarakat perkotaan, namun antusias warga untuk mengetahaui bab tanah ini sangat tinggi. Lebih kurang lima warga mengajukan banyak pertanyaan mengenai sertifikat dan sengketa tanah yang terjadi di lingkungan tempat tinggal mereka. Pemateri yang menyelesaikan studi S1 di Fakultas Hukum UMY dan S2 di Kenotariatan UGM ini pun menjelaskan bagaimana menyelesaikan permasalahan tersebut.
                Sesi yang terakhir adalah penyaluran baksos, pemeriksaan kesehatan gratis, dan konsultasi hukum. Penyaluran baksos berkoordinasi dengan Bapak Tutur, yakni Dukuh Jaten. Pengambilan bingkisan baksos dilakukan dengan memanggil satu per satu Kepala Keluarga (KK) atau yang mewakili. Untuk pemeriksaan kesehatan, warga mengantre urutan. Warga cukup antusias ingin mengetahui tekanan darah dan berat badan mereka. Rekan-rekan NCC Emergency terlihat sedikit kewalahan melayani seratusan warga. Sementara itu, empat pegawai PKBH FH UMY tetap sabar mendengarkan dan memberikan solusi terhadap keluhan-keluhan warga mengenai permasalahan tanah yang mereka hadapi.
                Akhirnya, saat adzan dhuhur berkumandang seluruh rangkaian acara telah terselenggara, hanya tinggal membersihkan lokasi dan menunggu mobil fakultas untuk menjemput para pegawai PKBH FH UMY dan rekan-rekan NCC Emergency. Alhamdulillahi Robbil ‘Alamin, acara Penyuluhan Hukum, Bakti Sosial, dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis dengan tema “Menciptakan Masyarakat yang Peduli dan Sadar Hukum, serta Berjiwa Sosial” di Jaten, Argosari, Sedayu,Bantul telah terlaksana dengan baik. Senat Mahasiswa FH UMY berharap dapat mengadakan acara bakti masyarakat kembali. Dan semoga kerjasama dan hubungan baik dengan masyarakat Jaten terus berjalan. –nice day-

SM FH UMY…………………… wes nyoh joss!!
Mahasiswa Hukum…………………………… JAYA!!







Kamis, 30 Juni 2011

kapankah cahaya itu kan bersinar kembali

K
(sebuah nama dari sebuah desa santri)


Selalu baik namamu didengar orang
Tak henti katanya engkau melafas doa
Tiap waktu tiap gerak kulihat kesantunanmu
dan masjidmu yang tak pernah sunyi
Desa santri tersebutlah itu
Bersih tanpa cacat menyebar dibawa angin
Tak seperti tempatku berpijak yang kini ternoda oleh gejolak dunia

Pernah kukenal seorang dari bumimu
Biasa saja, tak begitu agamis perangainya
Tapi tatkala mulai menggetarkan bibir
Nada-nada itu bak sihir, membuatku menangis
Dan semua kawan puakmu jua tiada beda,
cantik melantunkan ayat-ayat-Nya

Kenapa bisa
Apakah rahasia itu sedemikian hingga asmamu harum tak pernah layu
Bagaimana bisa kau cukupkan belajar Al Quran semasa sekolah dasar
dua masa seminggu menunggu mentari terbenam?
Aku ingin mengenalmu lebih
Agar puakku berjaya kembali, sepertimu .

Ketika komunis merongrong negeri, tempatku tak beda denganmu
Bersama menjadi mencusuar kejayaan Islam
Hingga orang-orang dahulu tak percaya bahwa kini desaku banyak berubah
Memang, masih ada kesolehan di puak ini.
Masih juga ada tetangga-tetangga yang berguru kapada orang kami




dan aku slalu menunggu untuk bisa bicara denganmu, kawanku.. 


Hak Cipta dilindungi UU !

Contoh Surat Permohonan dalam Perkara Akta Kematian di Pengadilan

Semangat malam! Sobat blogger, berikut akan saya berikan contoh surat permohonan yang harus dibuat saat akan mengajukan penetapan akta kemat...